Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten alias Perpusda saat ini terus berupaya meningkatkan kesadaran membaca warga Banten khususnya di kalangan para pelajar.
Perpusda pun memiliki berbagai program dalam meningkatkan angka kesadaran membawa warga Banten, salah satunya Gerakan Banten Membaca.
Gerakan itu dilakukan Perpusda Banten dengan melakukan sosialisasi tentang pentingnya membaca buku. Gerakan itu dilakukan Perpusda dengan cara turun langsung ke lingkungan masyarakat umum dan sekolah-sekolah.
Seperti kemarin, Perpusda Banten meng-gebyarkan Gerakan Banten Membaca dengan melakukan sosialisasi secara langsung ke beberapa SMA dan SMK.
Kepala Bidang Perpusataan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banten Evi Syaefudin mengatakan, kegiatan itu sengaja pihaknya lakukan dengan tujuan mengajak kepada para pelajar untuk meningkatkan minat membaca.
“Gerakan Banten Membaca ini merupakan upaya kami dalam meningkatkan minat baca para pelajar SMA dan SMK di Banten. Kita ingin para pelajar mampu meningkatkan minat bacanya,” kata Evi.
Evi mengatakan, pada program ini pihaknya menargetkan 48 SMA/SMK se Banten, yang mana saat ini pihaknya sudah menjajahi 10 sekolah. Dalam program itu, pihaknya turut menghadirkan beberapa tokoh literasi, akademisi dan tokoh inspiratif lainnya yang dapat menginpirasi minat baca para pelajar.
“Dalam kesempatan itu, kita berdialog dengan para pelajar tentang fungsi dan manfaat membaca. Kita ingin menekankan pentingnya membaca sebagai bentuk menambah wawasan yang tentunya akan berdampak positif bagi pengetahuan para siswa,” katanya.
Menurutnya, membaca harus diawali dari kesadaran diri sendiri dengan ditopang oleh rasa keingintahuan pada suatu kemampuan atau ilmu. Sebab, membaca bukan hanya konteks membaca tulisan, tapi tentang meningkatkan kapasitas diri sehingga mampu bersaing dengan realitas.
Kita ingin siswa itu memiliki kesadaran mencari informasi yang disukai, misalkan siswa itu tertarik tentang peternakan maka bacalah buku tentang peternakan. Paling tidak memiliki mimpi kehidupan kelak, sehingga nanti saat kuliah tidak bingung akan mengambil jurusan apa.















